CentOS, sebagai versi yang lebih baik dari Red Hat Enterprise Linux, langsung populer di kalangan pengguna Linux. Sistem operasi ini segera masuk ke dalam 5 distro Linux yang paling banyak digunakan, bersaing dengan Ubuntu dan Debian. Namun seperti banyak hal baik lainnya, CentOS tidak bertahan lama.
Pada tahun 2020, diumumkan bahwa CentOS 7 akan dihentikan. Berita tentang berakhirnya siklus hidup CentOS menjadi kejutan besar dan kekecewaan mendalam bagi pengguna dan penggemar distro ini. Untungnya, para developer memanfaatkan kesempatan ini, dan dua distro Linux baru diperkenalkan sebagai pengganti CentOS. Keduanya didukung oleh kontributor yang kuat, dan persaingan Rocky Linux vs. Alma Linux menjadi kesempatan menarik bagi pengguna CentOS untuk memilih penerusnya.
Terdampak oleh hilangnya OS yang luar biasa ini, saya mulai membandingkan Rocky Linux dan AlmaLinux. Ikuti saya saat saya berbagi pengalaman dan pendapat tentang kedua penerus CentOS ini!
Apa yang Terjadi dengan CentOS?
Sebagai rebuild dari Red Hat Enterprise Linux, CentOS langsung menjadi favorit di kalangan pengguna RHEL. Rebuild ini juga bersifat open-source dengan opsi yang lebih baik dan lebih lengkap dibanding RHEL asli. Banyak masalah kecil yang selama ini mengganggu pengguna juga diselesaikan oleh CentOS, termasuk biaya dukungan RHEL yang cukup memberatkan.
Jadi bayangkan betapa beratnya bagi komunitas CentOS ketika mendengar kabar bahwa distro ini akan mencapai akhir siklus hidupnya.
Dalam pengumuman tersebut, disebutkan bahwa CentOS 7 akan dihentikan dan para pengembang akan berfokus pada CentOS Stream, sebuah platform untuk pengujian dan pengembangan perangkat lunak. Meskipun CentOS Stream adalah alat yang sangat berguna dalam industri TaaS (Testing as a Service) dan tetap diandalkan oleh penggunanya, ia tidak menjawab semua kebutuhan komunitas CentOS.
Menurut saya, pendiri CentOS tidak sepenuhnya memperkirakan tingkat frustrasi dan kekecewaan yang ia terima dari komunitas CentOS. Ia pun mulai mengembangkan rebuild RHEL lain untuk menjawab kebutuhan pengguna CentOS. Sementara itu, nama besar lain di dunia Linux melihat peluang ini dan memperkenalkan alternatif CentOS lainnya pada Desember 2020. Di sinilah persaingan Rocky Linux vs. AlmaLinux dimulai.
Rocky Linux vs. AlmaLinux: Latar Belakang Singkat
Saat bekerja dengan OS baru, terutama distro Linux berbasis komunitas, saya selalu memeriksa sejarah, rilis awal, dan siklus hidupnya. Saya ingin memastikan OS yang saya gunakan dapat diandalkan dan memiliki rekam jejak yang solid. Berikut informasi yang saya temukan untuk perbandingan Alma vs. Rocky ini:
Rocky Linux
Hanya beberapa jam setelah Red Hat mengumumkan akhir siklus hidup CentOS, Gregory Kurtzer, pendiri CentOS yang sudah kita bahas sebelumnya, mengumumkan bahwa ia sedang merekrut tim pengembang untuk membuat Rocky Linux. Tujuannya jelas: menghadirkan distribusi Linux berbasis komunitas yang kompatibel dengan RHEL.
Investor Awal dan Tanggal Rilis
Rocky Linux dikembangkan dan dikelola oleh Rocky Enterprise Software Foundation. Pendanaan proyek ini berasal dari AWS, MontaVista, dan perusahaan rintisan milik Kurtzer sendiri, Ctrl IQ. Estimasi investasinya berada di antara $2.5 to $5 million per year. Rilis pertama Rocky Linux adalah pada 21 Juni 2021.
Siklus Hidup dan Durasi Dukungan
Setiap rilis Rocky Linux diperkirakan akan mendapat dukungan selama sekitar 10 tahun. Strategi ini serupa dengan RHEL, sebagai cara untuk menjamin stabilitas dan keamanan jangka panjang.
AlmaLinux
Hampir bersamaan dengan pengumuman Red Hat, Igor Seletskiy, CEO CloudLinux yang dikenal luas, mengumumkan kehadiran penggantinya sendiri untuk CentOS, yaitu AlmaLinux. CloudLinux, seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, adalah perusahaan di balik sistem operasi server. Sama seperti Rocky Linux, AlmaLinux diumumkan sebagai respons atas keputusan Red Hat untuk mengalihkan CentOS ke versi Stream.
Investor Awal dan Tanggal Rilis
Atas nama CloudLinux, Seletskiy berkomitmen untuk mendanai AlmaLinux senilai $1 million per year, dan komitmen itu tetap ditepati hingga hari ini. Versi stabil pertama AlmaLinux dirilis pada 30 Maret 2021.
Siklus Hidup dan Durasi Dukungan
Seperti Rocky Linux, AlmaLinux juga berkomitmen untuk menyediakan pembaruan dan dukungan bagi setiap rilis selama sekitar 10 tahun. OS ini juga bertujuan untuk merilis pembaruan secara paralel dengan versi RHEL baru, sehingga pengguna bisa mendapatkan pembaruan dan fitur terbaru tepat waktu.
Berikut adalah umum AlmaLinux vs. Rocky Linux vs. RHEL perbandingan:
| Fitur | Rocky Linux | AlmaLinux | RHEL |
| Kode sumber RHEL | ✅ | ✅ | ✅ |
| Pembaruan keamanan berkala | ✅ | ✅ | ✅ |
| Penggunaan gratis tanpa batas | ✅ | ✅ | ❌ |
| Dukungan berbayar tersedia | ❌ | ❌ | ✅ |
| Komunitas Pengembang | ✅ | ✅ | ❌ |
AlmaLinux vs. Rocky Linux: Perbandingan Mendetail
Sejauh ini, kita tahu bahwa baik AlmaLinux maupun Rocky Linux dikembangkan sebagai alternatif CentOS. Keduanya juga dirancang agar kompatibel secara biner dengan RHEL dan menawarkan stabilitas serta fungsionalitas yang serupa. Lalu, apa saja perbedaan yang menjadi dasar persaingan Rocky Linux vs. AlmaLinux? Mari kita bahas lebih dalam.
Dukungan Komersial dan Komunitas
AlmaLinux OS Foundation menyediakan dukungan komersial melalui mitra seperti CloudLinux. Dukungan komersial ini mencakup bantuan teknis, pembaruan keamanan, dan lainnya. AlmaLinux juga didukung oleh forum komunitas yang aktif, termasuk kehadiran di platform seperti Reddit.
Rocky Linux menyediakan dukungan profesional melalui Ctrl IQ. Seperti AlmaLinux, Rocky Linux juga didukung oleh komunitas yang aktif melalui forum, mailing list, dan saluran chat sebagai tempat pengguna mencari bantuan.
Pembaruan Rilis
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, AlmaLinux mengikuti siklus rilis RHEL dengan ketat agar dapat menghadirkan pembaruan dan patch tepat waktu. Hal ini juga berarti pembaruan yang rutin serta pemeliharaan repositori agar patch dan versi perangkat lunak terbaru mudah diakses.
Rocky Linux juga mengikuti jadwal rilis RHEL untuk memastikan pembaruan dan patch selalu terkini. Selain pembaruan rutin, Rocky Linux merespons celah keamanan dengan cepat dan menjaga lingkungan yang aman.
Stabilitas dan Performa
Dirancang sebagai pengganti CentOS, AlmaLinux menghadirkan stabilitas dan performa setara enterprise. Distribusi ini dioptimalkan untuk berbagai lingkungan, mulai dari bisnis kecil hingga perusahaan besar, guna memastikan performa yang konsisten.
Rocky Linux mencerminkan keandalan CentOS dan menjadi alternatif RHEL yang dapat diandalkan. Rocky Linux dikenal dengan stabilitasnya yang solid dan performa yang kuat, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan, termasuk server produksi dan lingkungan pengembangan.
Ekosistem dan Tooling
AlmaLinux menawarkan berbagai alat yang ditujukan untuk administrator server dan developer, serta dirancang agar transisi dari CentOS berjalan lancar. Distro ini didukung oleh berbagai aplikasi dan alat pihak ketiga, sehingga AlmaLinux dapat diintegrasikan dengan mudah ke dalam infrastruktur yang sudah ada.
Rocky Linux juga didukung oleh berbagai alat dan aplikasi pihak ketiga, sehingga kompatibel dan mudah diintegrasikan. Sama seperti CentOS, Rocky Linux menawarkan tooling lengkap untuk manajemen sistem dan pengembangan.
Rocky Linux vs. AlmaLinux: Gambaran Umum
Memilih antara Rocky Linux dan AlmaLinux memang tidak mudah. Keduanya menawarkan fitur yang bagus. Menurut saya, pilihan antara Alma dan Rocky sebagian besar tergantung pada kebutuhan dan fitur yang Anda cari.
Bagi yang mengutamakan keterlibatan komunitas, Rocky Linux bisa menjadi pilihan yang tepat. Di sisi lain, dukungan komersial yang kuat dan pembaruan rutin dari AlmaLinux menjadikannya alternatif CentOS yang ideal bagi perusahaan yang membutuhkan dukungan profesional dan deployment patch yang cepat.
AlmaLinux vs. Rocky Linux: Pengalaman Pribadi
Jujur saja, untuk menentukan pilihan antara AlmaLinux dan Rocky Linux, saya tidak bisa hanya mengandalkan apa yang saya baca secara online. Jadi, saya langsung mencoba keduanya untuk mendapatkan kesimpulan yang nyata.
AlmaLinux
Harus saya akui, menginstal AlmaLinux terasa sangat familiar dan mirip dengan CentOS sehingga membuat saya bernostalgia. Proses instalasi yang hampir identik dengan CentOS terasa sangat meyakinkan. Sistem booting dengan cepat, dan saya tidak perlu konfigurasi hardware tambahan. AlmaLinux terasa sangat stabil dan responsif. Semua tugas server yang biasa saya lakukan, termasuk menjalankan layanan web, berjalan tanpa masalah. Saya juga mengecek dukungan komunitasnya dan cukup puas. Jawaban atas pertanyaan saya selalu bisa ditemukan, baik di forum resmi maupun di Reddit.
Rocky Linux
Rocky Linux juga tidak mengecewakan. Setelah mencoba kedua distro, saya bisa memahami mengapa memilih antara Rocky Linux dan AlmaLinux itu membingungkan. Keduanya sangat mirip. Proses instalasi Rocky juga mudah dan hampir sama seperti AlmaLinux dan CentOS. Sistem terasa stabil sejak awal. Saya menggunakan keduanya untuk tugas web server, dan Rocky Linux menangani semua beban kerja saya dengan baik. Satu hal yang membuat saya sedikit lebih condong ke Rocky Linux adalah nama Kurtzer di baliknya. Fakta bahwa distro ini dikembangkan oleh pendiri CentOS membuatnya terasa lebih kredibel dan menjadikannya penerus langsung CentOS.
AlmaLinux vs. Rocky Linux: Kesimpulan Akhir
Berdasarkan pengalaman saya, baik AlmaLinux maupun Rocky Linux sama-sama menunjukkan performa yang solid. Keduanya dirancang sebagai penerus alami CentOS, menghadirkan stabilitas dan keandalan yang diharapkan oleh pengguna seperti kita. AlmaLinux unggul sedikit berkat dukungan komersialnya, yang menjadikannya lingkungan ideal bagi bisnis yang membutuhkan dukungan profesional. Sementara itu, Rocky Linux memiliki semangat komunitas yang kuat dan warisan CentOS yang sangat menarik bagi saya.
Pada akhirnya, menurut saya Rocky Linux lebih cocok untuk penggunaan pribadi dan AlmaLinux lebih sesuai untuk kebutuhan enterprise. Seberapa pun ketatnya persaingan antara keduanya, AlmaLinux dan Rocky Linux sama-sama mampu mengisi peran yang dulu dipegang oleh CentOS.
Coba Kedua Distro dengan Cloudzy
Menurut saya, cara terbaik untuk memahami distro mana yang lebih sesuai adalah dengan mencoba keduanya langsung. Jika Anda belum yakin dan ingin langsung mencobanya, lakukan apa yang saya lakukan: investasikan pada sebuah VPS. Anda bisa mendapatkan VPS AlmaLinux or VPS dengan Rocky Linux dari Cloudzy. Cloudzy menawarkan fitur Custom ISO yang memungkinkan Anda membangun server dari file ISO pilihan sendiri. Dengan fitur ini, Anda bisa mengunggah ISO distro Anda sendiri dan membangun server di salah satu dari 15 lokasi yang tersedia di seluruh dunia, dengan uptime 99,95%, dan harga mulai dari hanya $4,95!
Ingin mencoba AlmaLinux atau Rocky Linux tanpa kerumitan? Custom ISO Cloudzy VPS memungkinkan kamu mengunggah ISO pilihan sendiri dan men-deploy server di salah satu dari 12 lokasi global mereka.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan antara AlmaLinux dan Rocky?
Kedua distro Linux ini cukup serupa dengan beberapa perbedaan kecil. Perbedaan paling menonjol antara Alma dan Rocky terletak pada sistem dukungannya. AlmaLinux didukung secara komersial, sedangkan Rocky mengandalkan Ctrl IQ untuk dukungannya.
Apa perbedaan utama antara CentOS dan AlmaLinux?
Tidak seperti CentOS, Red Hat tidak memiliki AlmaLinux. Bahkan, AlmaLinux memiliki keunggulan tersendiri karena didukung oleh CloudLinux Inc, perusahaan dengan pengalaman sepuluh tahun dan sumber daya yang kuat.
Apakah Rocky Linux memiliki bug?
Kamu mungkin sesekali menemukan bug. Kabar baiknya, Rocky Linux memiliki tim dukungan yang solid, sehingga kamu bisa membuat akun di situs Rocky Linux dan melaporkan bug melalui Server Bugzilla.