diskon 50% semua paket, waktu terbatas. Mulai dari $2.48/mo
15 menit tersisa
Gaming & Media

Praktik Terbaik Keamanan Server Gaming + Mengapa Ini Penting?

Pius Bodenmann By Pius Bodenmann Membaca 15 menit Diperbarui 27 Jul 2025
Server Gaming yang Aman – Apa yang Perlu Diperhatikan

Dunia game online, tak diragukan lagi, telah menjadi salah satu industri terbesar dan paling menguntungkan di dunia teknologi selama dua dekade terakhir. Setiap tahun, perusahaan game besar mengeluarkan produk andalan mereka untuk merilis game multiplayer baru dan bersaing satu sama lain. Judul-judul seperti Minecraft, Call of Duty, Fortnite, dan sejenisnya telah menjadi game dan franchise terlaris dalam sejarah industri game, dengan mengandalkan kekuatan mode multiplayer sebagai pendorong utama penjualan mereka. Godah berlalu masa ketika mode pemain tunggal menjadi satu-satunya fitur utama sebuah game. 

Meski hampir semua game multiplayer ini menyediakan server hosting sendiri untuk para pemainnya, ada sebagian orang yang lebih memilih untuk self-host game mereka atau menggunakan platform hosting pihak ketiga karena berbagai alasan. Tren ini memang tidak terlalu besar, namun juga cukup signifikan untuk tidak diabaikan. Tentu ada alasan yang masuk akal untuk melakukan ini dalam situasi tertentu. Namun, pilihan ini juga membawa risiko berkurangnya keamanan secara signifikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas faktor-faktor yang menentukan keamanan server game dan langkah-langkah dasar untuk melindungi server game Anda dari serangan pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Latar Belakang: Mengapa Orang Memilih Self-Host atau Server Pihak Ketiga?

Ada beberapa alasan utama mengapa sebagian gamer memilih untuk menghost sesi multiplayer mereka di luar server resmi. Ini mungkin terdengar aneh pada awalnya, tapi membangun server pribadi khusus untuk gaming bukanlah hal yang mudah, dan orang yang melakukannya pasti punya alasan yang kuat. Apa saja alasan-alasan tersebut?

Game yang Sudah Tidak Didukung

Salah satu alasan paling umum mengapa gamer memilih untuk menghost game multiplayer di server pribadi atau buatan sendiri adalah karena banyak game tersebut sudah tidak lagi mendapat dukungan resmi — server resminya sudah tidak ada. Namun karena kenangan akan game-game ini masih hidup di antara para pemain, mereka membuat server sendiri untuk menjaga aspek multiplayer tetap berjalan. Game klasik dan lawas seperti Doom 3, seri Command and Conquer lama, dan berbagai varian Counter-Strike termasuk dalam kategori ini.

Modifikasi Permainan

Modding adalah proses mengubah skrip dan kode game untuk menciptakan perubahan nyata dalam cara game dimainkan. Misalnya, sebuah mod bisa menambahkan senjata baru ke game tembak-tembakan. Sebagian besar server resmi tidak mendukung multiplayer bermod karena khawatir soal kecurangan dan masalah kompatibilitas. Mod adalah bagian besar dari dunia gaming saat ini, sehingga banyak orang tidak punya pilihan selain menghost server sendiri jika ingin menikmati multiplayer dalam mode modded. Mod RP di GTA Online adalah contoh nyata pengalaman multiplayer bermod yang dihost secara mandiri.  

Permainan Pribadi

Banyak game multiplayer, terutama di genre FPS, hadir dengan mode permainan bawaan yang menetapkan jumlah pemain tertentu dan tidak bisa diubah oleh pemain. Halo Infinite yang dirilis pada 2022 adalah contoh yang tepat. Meski gamenya menyenangkan, banyak orang menginginkan sesi privat bersama teman-teman saja, atau sesi di mana mereka bisa mengatur sendiri aturan dan jumlah peserta. Kendali lebih besar atas sesi gaming pribadi inilah yang menjadi alasan kuat lainnya untuk melakukan self-hosting.

Game Apa Saja yang Biasanya Di-host Sendiri atau Melalui Pihak Ketiga?

Jumlah game yang berpotensi untuk di-self-host terlalu banyak untuk kami bahas satu per satu. Tapi agar lebih mudah dipahami, kami akan membahas tiga game paling populer yang paling sering di-self-host dan memiliki basis pemain terbesar di server pribadi non-resmi. 

Minecraft

Siapa pun yang sedikit saja tahu soal gaming pasti sudah menduga bahwa Minecraft akan muncul di sini. Minecraft adalah game blockbuster yang dikembangkan oleh Mojang Studios — game terlaris sepanjang sejarah gaming dengan jutaan pemain aktif setiap saat. Popularitas dan jangkauan Minecraft yang luar biasa di komunitas gaming global telah melahirkan ratusan ribu server Minecraft pribadi dengan aturan dan konfigurasi kustom. Ada penyedia layanan yang khusus membantu kamu membangun server Minecraft sendiri, dan itu sudah cukup menggambarkan betapa populernya game ini. Namun popularitas yang besar ini juga berarti server Minecraft menjadi target utama serangan online di komunitas gaming — seperti Kerentanan Log4J— dan karena itu, menjaga keamanan server Minecraft jauh lebih sulit dari biasanya.

Terraria

Terraria sering disebut sebagai klonan 2D dari Minecraft. Apa pun definisi yang kita pakai untuk Terraria, game ini tetap menjadi game blockbuster terpopuler kedua di dunia, dengan komunitas setia yang menjalankan ribuan server pribadi, self-hosted, maupun pihak ketiga setiap saat. Terraria memiliki sistem microtransaction sendiri dan banyak item langka dalam game yang bernilai nyata. Oleh karena itu, Terraria juga menjadi target utama peretas jahat yang ingin mencuri item-item tersebut melalui skema phishing untuk membajak akun pemain. Server utama Terraria cukup aman untuk menangkal serangan semacam ini, tapi situasinya semakin tidak terkendali dan kurang aman ketika kita beralih dari server resmi ke server yang di-self-host. 

Varian Counter-Strike

Counter-Strike adalah contoh nyata bagaimana self-hosting atau hosting pihak ketiga bisa secara harfiah melahirkan sebuah game dan franchise legendaris. CS bermula sebagai mod untuk game Half-Life orisinal. Saat itu, game ini hanya memiliki dua server resmi dan sepenuhnya berjalan di server self-hosted atau yang didelegasikan. Meski begitu, popularitasnya berkembang pesat hingga para developer awalnya direkrut langsung oleh Steam untuk mengembangkan Counter-Strike Source, lalu Counter-Strike Global Offensive sebagai game resmi yang dihost di Steam. Versi lama seperti CS 1.6 tetap sangat populer dan masih berjalan di server self-hosted independen hingga hari ini. Cloudzy's Server Counter-Strike dioptimalkan untuk performa terbaik, memastikan pengalaman gaming yang lancar dan nyaman.

Kelemahan dan Celah Keamanan dalam Menjalankan Server Game

Sumber Daya Luas

Sepanjang artikel ini, kami menyebut self-hosting berdampingan dengan hosting pihak ketiga. Perbedaannya terasa jelas saat kamu pertama kali memutuskan untuk melakukan self-host dibanding menyerahkannya ke penyedia pihak ketiga. Membangun server gaming yang aman sendiri membutuhkan kerja keras dan banyak sumber daya, termasuk perangkat keras, agar bisa berjalan dengan baik. Kamu perlu menghitung bandwidth yang akan digunakan dengan cermat dan mengalokasikan sumber daya secara proporsional — dan bahkan setelah itu, ada kemungkinan perkiraan kamu meleset dan server menjadi kelebihan beban. Secara keseluruhan, menjalankan server buatan sendiri membutuhkan banyak waktu dan sumber daya. 

Masalah Keamanan

Server yang dihost oleh perusahaan teknologi besar untuk game multiplayer mereka memiliki keunggulan berupa keamanan yang hampir tidak bisa ditembus. Hal ini dimungkinkan karena ada tim ahli dan spesialis yang sepenuhnya didedikasikan untuk mengelola server raksasa dengan sumber daya manusia dan teknologi yang sangat besar. Keamanan servermu akan ditangani oleh satu orang saja, dan orang itu adalah kamu sendiri. Jadi wajar jika keamanan server gamingmu tidak bisa dibandingkan dengan server resmi. Meski ada fitur berbayar maupun gratis yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan keamanan, hasilnya tetap tidak akan pernah setara dengan server resmi.

Biaya

Menjalankan server sendiri sama sekali tidak murah. Perangkat keras perlu diganti secara berkala. Firewall membutuhkan biaya langganan. Bandwidth harus dibeli. Kamu pasti butuh bantuan setidaknya satu layanan berbayar untuk menangani keamanan. Biaya pemeliharaan juga cukup tinggi, karena server secara rutin membutuhkan penyesuaian dan perbaikan. Semua kebutuhan ini tidak akan murah, dan jika memiliki server sendiri memang penting bagimu, bersiaplah untuk mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Secara keseluruhan, hosting melalui penyedia pihak ketiga cenderung lebih murah karena biasanya mencakup semua kebutuhan tersebut dengan satu biaya langganan.

Kenali Ancamannya: Jenis Serangan Umum Terhadap Server Game

Jenis serangan dan metode berbahaya yang akan kamu hadapi di server self-hosted maupun pihak ketiga pada dasarnya tidak berbeda jauh dari satu game ke game lain. Mungkin ada sedikit kecenderungan bahwa game dengan aset in-game bernilai tinggi lebih sering menjadi target penipuan phishing. Namun kelima contoh berikut adalah metode serangan utama terhadap server gaming, terlepas dari game apa yang mereka host.

DDoS

DDoS (singkatan dari Distributed Denial of Service) adalah metode serangan paling umum terhadap server gaming. Serangan ini dilakukan dengan menggunakan skrip atau bot untuk mengirimkan jumlah permintaan tidak sah yang sangat besar ke server target secara berturut-turut. Hal ini akan membuat server melambat secara drastis saat mencoba memproses permintaan-permintaan tersebut satu per satu. Meski DDoS biasanya ditujukan ke server itu sendiri, serangan ini juga bisa langsung menyasar seorang pemain untuk merusak koneksinya dan meningkatkan latensinya — yang pada akhirnya memberikan keuntungan kompetitif bagi penyerang. DDoS adalah salah satu metode serangan yang paling sulit ditangani, sehingga server dengan fitur "Anti DDoS" kini menjadi kebutuhan tersendiri. 

Kami memiliki panduan lengkap tentang  Perlindungan Minecraft dari DDoS dan Perlindungan Fivem dari DDoS

Pemrograman Naskah

Scripting biasanya melibatkan penggunaan bot atau perangkat lunak terskrip yang memberi pemain keunggulan tidak adil atas pemain lain. Keunggulan ini tentu berbeda-beda tergantung gamenya. Di GTA Online, skrip bisa digunakan untuk menghasilkan uang dalam jumlah besar. Di Counter-Strike dan game FPS lainnya, biasanya berupa bot auto-aim yang memudahkan pemain untuk mengalahkan lawan. Di Minecraft, biasanya berupa skrip tembus pandang yang memungkinkan pelaku menemukan berlian dengan cepat. Server resmi yang canggih biasanya memiliki mesin anti-cheat yang kuat dan efektif untuk mendeteksi dan memblokir pemain semacam ini secara otomatis. Di server self-hosted atau pihak ketiga, moderator atau admin harus mendeteksi dan memblokir pemain tersebut secara manual. 

Malware

Peretas semakin canggih dalam cara mereka menyerang server. Penggunaan malware lebih jarang ditemukan di game FPS dan lebih sering terjadi di game seperti Minecraft. Malware yang digunakan, baik dalam bentuk bot maupun file, dipaksakan masuk ke dalam skrip yang sedang berjalan di server. Metode ini sangat sulit dilakukan, tapi dampaknya bisa sangat besar. Peretas dapat menggunakan malware tersebut untuk "merusak" objek dalam game sehingga ketika pemain lain berinteraksi dengan objek tersebut, komputer mereka akan mengunduh malware target secara otomatis — yang kemudian digunakan untuk memeras data pribadi dan komputer korban.

Serangan Bot

Yang satu ini sebenarnya bukan metode peretasan. Lebih tepatnya, ini bisa dianggap sebagai serangan overload masif. Serangan ini mudah dilakukan dan bisa berdampak sangat merusak. Penyerang hanya membutuhkan data login server. Setelah itu, mereka bisa menggunakan skrip untuk membanjiri server dengan ribuan bot yang menjalankan tugas-tugas berat yang memakan banyak bandwidth, sehingga server dengan cepat kelebihan beban dan mati atau crash total. Jika ini adalah server milikmu sendiri, kamu harus melakukan pemeliharaan. Jika ini adalah layanan pihak ketiga berbayar, kemungkinan besar akunmu akan diblokir sementara. 

Phishing

Phishing tidak digunakan langsung oleh penyerang di dalam game. Phishing adalah metode yang memanfaatkan topik menarik seperti gaming dalam email. Email-email ini kemudian dikirim secara massal ke ribuan pengguna yang tidak curiga dan tertarik dengan topik atau tawaran yang ada di dalamnya. Contohnya bisa berupa email promosi server Minecraft yang menawarkan diskon dan kesempatan bermain yang menggiurkan. Begitu pengguna mengklik tautan yang ada di email tersebut, akun atau perangkat mereka bisa langsung diretas. Metode ini tidak selalu berkaitan langsung dengan server milikmu. Namun skema phishing biasanya memiliki skrip yang membantu mereka menemukan target potensial. Jadi jika kamu menjalankan server, bukan tidak mungkin kamu akan menerima email semacam ini. 

Perkuat Pertahanan: Tips Mengamankan Server Game (Minecraft, dll.)

Pasang Firewall yang Andal

Jika kamu berencana menghosting sesi gaming multiplayer di penyedia pihak ketiga yang sudah dilengkapi server anti-DDoS Minecraft milik mereka sendiri, kemungkinan besar mereka sudah menyediakan semacam firewall sebagai bagian dari paket langganan. Tapi jika kamu memilih untuk membangun server gaming sendiri dari nol, tidak memasang firewall yang layak sama saja dengan mengundang masalah. Firewall server yang baik seperti Comodo dan sejenisnya sangat membantu dalam mengamankan server dan menghalau sebagian besar hacker yang langsung mundur begitu melihatnya terpasang. Pastikan firewall yang kamu pilih memang memberikan perlindungan terhadap DDoS.

Tutup Port yang Tidak Diperlukan

Jika kamu hanya ingin menjalankan sesi multiplayer kecil bersama teman, tidak ada alasan untuk membuka port selain yang benar-benar dibutuhkan. Fitur ini bisa kamu kelola secara manual di server yang kamu host sendiri, maupun melalui panel kontrol penyedia pihak ketiga yang biasa kamu gunakan. Port default Minecraft, misalnya, adalah 25565. Di platform pihak ketiga biasanya sudah tersedia bagian khusus untuk mengelola port, tapi melakukannya di server pribadi sendiri bisa sedikit lebih rumit. Gunakan panduan ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang port dan cara mengelolanya.

Gunakan Proxy pada Backend Server Anda

Reverse proxy hanya mengizinkan koneksi ke backend dan berguna untuk server yang tidak perlu memblokir IP pemain atau tidak memiliki kemampuan command line untuk mengonfigurasi network interface, misalnya saat menggunakan panel yang tidak memberikan akses ke konsol. Backend yang dienkapsulasi membutuhkan dukungan di sisi Backend Server. Saat ini, Windows dan Linux, yang kemungkinan sudah menjadi pilihan utamamu untuk hosting server, keduanya mendukung fitur ini. Menggunakan script semacam ini di backend pada dasarnya berfungsi sebagai lapisan penyamaran data tambahan yang dapat membingungkan hacker dan bahkan mengalihkan serangan DDoS. Pelajari lebih lanjut di sini

Blokir Join dari VPN

Virtual Private Network, atau VPN, sudah menjadi alat penting untuk keamanan pengguna karena memungkinkan enkripsi data dan anonimitas. Namun, utilitas yang sama ini juga mudah disalahgunakan oleh hacker untuk tujuan berbahaya. Saat ini, hampir semua hacker atau troll online terlindungi oleh koneksi VPN. Untungnya, sebagian besar koneksi proxy atau VPN dapat dideteksi melalui script dan firewall. Kamu bisa memilih untuk mencegah pengguna bergabung lewat VPN sebagai langkah pengamanan ekstra. Namun, ingat bahwa tidak semua pengguna VPN berniat jahat. Lihat panduan ini tentang cara membuat server kamu tahan terhadap VPN.

Aktifkan Two Factor Authentication pada Akun Admin Anda

Yang satu ini sebenarnya sudah jelas. Namun tetap saja, banyak pengguna yang membahayakan keberadaan server mereka karena tidak mengaktifkan autentikasi dua faktor. Skema phishing dan serangan malware langsung membidik informasi pribadi kamu, termasuk kredensial login. Kecuali kamu berhadapan dengan tim hacker kelas atas, autentikasi dua faktor sudah lebih dari cukup untuk mencegah hacker masuk ke akun admin server kamu. Bahkan ada metode autentikasi multi-faktor yang selangkah lebih jauh dan membuat akun pribadi kamu, termasuk server, hampir mustahil untuk dibobol. 

Kesimpulan

Berbagai alasan seperti ingin tetap bisa memainkan game lama bersama teman, kebebasan bermain sesuai keinginan, latensi yang lebih rendah, dan privasi menjadi faktor utama mengapa para gamer masih memilih self-hosting dibanding menyerahkan hosting game ke pihak ketiga, meski itu berarti keamanan server gaming yang lebih terbatas.

Metode lain yang semakin populer untuk mengatasi sebagian masalah ini adalah bermain game melalui remote desktop protocol atau RDP. Cara ini memungkinkan gamer menikmati hardware gaming yang lebih baik, jarak yang lebih dekat ke server asli, sehingga latensi lebih rendah sekaligus keamanan yang lebih baik karena komputer pribadi mereka tidak akan terpengaruh.

Paket Gaming VPS Cloudzy juga hadir dengan kualitas-kualitas tersebut, dilengkapi PC berspesifikasi tinggi yang dirancang untuk gaming dan latensi yang sangat baik dengan server gaming utama seperti Fortnite. Paket gaming Cloudzy mencakup layanan anti-DDoS Minecraft tingkat lanjut, tersedia di lebih dari 12 lokasi, dengan jaminan uptime, sumber daya dedicated, dan garansi uang kembali tujuh hari. 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa Metode Serangan yang Paling Umum Terhadap Server Game?

Tidak diragukan lagi, pilihan utama setiap hacker atau pelaku penyalahgunaan online adalah DDoS. Biayanya rendah dan sulit terdeteksi hingga semuanya terlambat. DDoS begitu diandalkan sehingga hacker menggunakannya untuk menyerang perusahaan besar maupun server Minecraft kecil sekalipun.

Cara Melindungi Server Minecraft dari DDoS

Langkah terbaik adalah menggunakan firewall atau server anti-DDoS sejak awal. Tapi jika membayar untuk firewall bukan pilihan, pertimbangkan langkah perlindungan dasar seperti mengganti port SSH atau beralih ke SSH berbasis key.

Apa Keuntungan Memiliki Server Gaming Sendiri?

Kamu bisa memilih opsi yang lebih personal dan dapat dikustomisasi untuk menciptakan pengalaman gaming yang unik bersama teman-teman. Terutama untuk game seperti Minecraft, membangun server sendiri membuka peluang tak terbatas untuk pengalaman baru dan berbagai modifikasi.

Bagikan

Artikel lainnya dari blog

Terus baca.

Hero "Alternatif Plex Terbaik" dengan tile Jellyfin, Emby, Stremio, dan Kodi, panduan singkat alternatif Plex.
Gaming & Media

Alternatif Plex Terbaik untuk Server Media Self-Hosting: Jawaban Singkat + Penjelasan Lengkap

Jika kamu ingin jawabannya, Jellyfin adalah alternatif Plex terbaik bagi kebanyakan orang yang benar-benar ingin melakukan self-host media mereka dalam jangka panjang. Emby lebih cocok jika kamu menginginkan tampilan yang lebih polis

Nick SilverNick Silver 14 menit baca
Cara Membuat Backup Server Minecraft?
Gaming & Media

Cara Membuat Backup Server Minecraft?

Menjalankan server Minecraft tanpa backup itu berisiko. Cepat atau lambat, sesuatu pasti rusak. Dunia bisa korup, mod bertabrakan, plugin berulah, atau error tak terduga bisa menjatuhkan server

Ivy JohnsonIvy Johnson Baca 10 menit
Portal bercahaya di sebelah kanan menampilkan kastil dan pulau-pulau terapung. Teks "Best Minecraft Modpacks" tampil mencolok di sisi kiri yang gelap, di sebelah logo Cloudzy.
Gaming & Media

Modpack Minecraft Terbaik untuk Dimainkan di 2026

Minecraft vanilla terasa membosankan setelah ratusan jam bermain. Ender Dragon sudah dikalahkan, farm sudah dibangun, biome sudah dijelajahi. Lalu apa lagi? Modpack hadir dengan menggabungkan berbagai mod

Rexa CyrusRexa Cyrus Baca dalam 13 menit

Siap untuk di-deploy? Mulai dari $2.48/bulan.

Cloud independen, sejak 2008. AMD EPYC, NVMe, 40 Gbps. Garansi uang kembali 14 hari.