Sebagai penggemar cryptocurrency, Anda pasti ingin tahu cara trading di Binance. Mungkin Anda adalah seorang Pedagang forex yang baru ingin mencoba trading crypto, atau trader crypto berpengalaman yang sudah menggunakan platform lain. Binance adalah salah satu platform trading cryptocurrency terbesar. Platform ini memberi Anda pengalaman trading yang lancar. Meski begitu, membeli dan menjual cryptocurrency memang bukan hal yang mudah. Yang terakhir Anda inginkan adalah tambahan stres karena tidak bisa memahami cara kerja exchange yang Anda pilih.
Saat ini, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dengan cryptocurrency. Beberapa waktu lalu, Anda bisa membeli Tesla dengan Bitcoin, dan sekarang Anda bahkan bisa membeli VPS dengan Bitcoin. Seiring meningkatnya penggunaan cryptocurrency dalam kehidupan sehari-hari, kita perlu bisa trading crypto dengan tenang.
Saya masih ingat ketika pertama kali belajar trading cryptocurrency. Saat itu saya frustrasi mencari exchange yang benar-benar bisa diandalkan. Ada yang tidak sesuai kebutuhan, ada yang terlalu rumit untuk dipahami. Akhirnya saya mencoba Binance, dan langsung sadar bahwa saya sama sekali tidak tahu cara menggunakannya.
Itulah alasan saya menulis artikel ini. Saya ingin menjelaskan secara detail cara trading di Binance beserta berbagai jenis transaksi yang tersedia. Kita juga akan membahas biaya trading Binance dan keamanan platform ini. Selain itu, kita akan melihat jenis pengguna yang paling cocok untuk Binance. Setelah membaca artikel ini, Anda bisa fokus penuh pada aktivitas trading. Anda akan menguasai Binance dari A sampai Z.
Apa Itu Binance?
Sebelum membahas cara trading di Binance, Anda perlu tahu apa itu Binance sebenarnya. Binance adalah platform exchange cryptocurrency yang didirikan di China. Pendirinya adalah Changpeng Zhao dan Yi He. Keduanya pernah bekerja di exchange OKCoin sebelum membangun exchange mereka sendiri pada 2017. Setelah pemerintah China melarang trading cryptocurrency pada September 2017, Binance hengkang dari China. Bermarkas di Malta, Binance juga memiliki kantor di Taiwan dan Jepang.
Selain itu, Binance Coin (BNB) adalah cryptocurrency yang diciptakan oleh Binance. Trader crypto yang membayar biaya trading menggunakan BNB mendapatkan diskon dari Binance.
Kebanyakan bisnis cryptocurrency menggunakan strategi Initial Coin Offering (ICO) di awal perjalanan mereka. Ini adalah cara yang sudah terbukti untuk menggalang dana tanpa harus menerbitkan obligasi atau saham. Untuk mengumpulkan pendanaan sebesar $15 juta, Binance pernah menawarkan BNB pada Juli 2017.
Saat ini, Binance tercatat sebagai exchange crypto terbesar di dunia berdasarkan CoinMarketCap. Dalam 24 jam terakhir, hampir $18 miliar senilai cryptocurrency diperdagangkan di Binance.
Binance dulunya merupakan exchange crypto-ke-crypto, artinya Anda hanya bisa memperdagangkan crypto di sana. Jika Anda belum memiliki crypto, Anda perlu membelinya terlebih dahulu melalui exchange yang menerima mata uang fiat (mata uang resmi suatu negara, misalnya Yen, USD, dll.). Coinbase adalah salah satu exchange tersebut. Binance dan Coinbase memiliki banyak perbedaan sekaligus banyak kesamaan.
Setelah membeli sejumlah cryptocurrency, Anda bisa mulai mempelajari cara trading crypto di Binance untuk memperdagangkan lebih dari 200 koin dan token. Mari kita pelajari cara trading di Binance.
Bagaimana Cara Trading di Binance?

Untuk menjawab pertanyaan tentang cara trading di Binance, Anda perlu tahu dulu cara membuka akun. Setelah itu, Anda perlu mengisi saldo akun. Baru kemudian Anda bisa mulai trading di Binance seperti seorang profesional! Lewati jika Anda sudah memiliki akun Binance dengan saldo dan hanya ingin belajar cara trading di Binance.
Bagaimana Cara Membuka Akun di Binance?
Seperti yang sudah disebutkan, Anda perlu membuka akun untuk bisa trading di Binance. Ada beberapa langkah yang harus diikuti. Pertama, Anda perlu mendaftar. Kemudian, Anda akan membaca dan menyetujui Syarat Penggunaan dan Kebijakan Privasi Binance. Setelah itu, Anda perlu membuktikan bahwa Anda bukan robot (ini memang untuk keamanan!). Terakhir, Anda bisa mengaktifkan 2-Factor Authentication (Anda akan menyesal jika melewatkannya).
Langkah 1: Pendaftaran
Untuk belajar trading di Binance, langkah pertama adalah mendaftar. Masukkan kode Go di halaman pendaftaran Binance, masukkan alamat email Anda, dan buat password yang kuat. Gunakan alamat email yang aman dan mudah Anda akses. Pilih juga password yang terdiri dari angka, simbol, serta huruf besar dan kecil.
Langkah 2: Syarat Penggunaan
Agar bisa trading di Binance, Anda perlu membaca Syarat Penggunaan Binance. Ini penting untuk memastikan Anda memahami dan mematuhi semua ketentuannya. Jangan lewati bagian ini. Ini adalah langkah krusial karena menyangkut kehidupan finansial Anda. Ini bukan sekadar Syarat Penggunaan Microsoft Word yang biasa diabaikan saat instalasi!
Langkah 3: Verifikasi
Setelah membaca dan menyetujui Syarat Penggunaan Binance, Anda perlu membuktikan bahwa Anda bukan robot. Caranya dengan menyelesaikan sebuah puzzle sederhana. Langkah ini membantu Binance memastikan keamanan platformnya.
Setelah itu, Binance akan mengirimkan email kepada Anda. Buka email tersebut dari kotak masuk Anda, lalu klik Verify Email untuk menyelesaikan pendaftaran.
Selamat, Anda kini memiliki akun Binance!
Langkah 4: 2FA
Ya, akun Binance Anda sudah aktif. Namun, pastikan akun tersebut seaman mungkin. Urusan uang bukan hal yang bisa dianggap enteng!
Saat pertama kali masuk ke akun, Binance akan menanyakan apakah Anda ingin mengaktifkan 2-Factor Authentication. Jangan lewatkan langkah ini. 2FA adalah fitur keamanan yang menambahkan lapisan kata sandi ekstra. Setelah 2FA diaktifkan, aplikasi Google Authenticator akan mengirimkan SMS setiap kali Anda memasukkan kata sandi utama.
Sekarang Anda siap mengisi saldo akun dan mulai belajar trading di Binance. Anda perlu memasukkan aset kripto ke akun untuk bisa melakukan transaksi. Jika sudah punya dompet kripto, gunakan untuk memindahkan sebagian aset ke akun Binance Anda. Jika belum, Anda bisa menggunakan exchange yang mendukung mata uang fiat.
Bagaimana Cara Mengisi Saldo Akun?

Seperti yang saya katakan sebelumnya, untuk belajar trading di Binance, Anda perlu memiliki dana kripto di akun. Dalam artikel ini, saya akan menunjukkan cara menggunakan Coinbase untuk mengisi saldo akun Binance Anda. Strategi serupa bisa diterapkan untuk hampir semua exchange lain yang ingin Anda gunakan untuk memindahkan dana.
Langkah 1: Go ke Akun Coinbase Anda.
Masuk ke akun Coinbase Anda, lalu buka tab Accounts. Klik tombol Send di depan mata uang kripto yang ingin Anda pindahkan. Anda akan diminta memasukkan Recipient, yaitu alamat kripto yang sama namun kali ini dari Binance.
Langkah 2: Kembali ke Akun Binance Anda.
Kembali ke akun Binance Anda dan ketuk tab Funds di taskbar. Selanjutnya, buka menu Deposits. Masukkan kripto yang Anda butuhkan alamatnya, yaitu kripto yang sama seperti yang dipilih di langkah sebelumnya. Binance akan membuat alamat untuk kripto tersebut.
Langkah 3: Pindahkan Aset Kripto Anda.
Salin alamat kripto yang sudah dibuat, lalu tempelkan ke kolom yang tersedia di akun Coinbase Anda. Selanjutnya, tentukan berapa banyak kripto yang ingin Anda pindahkan. Terakhir, klik tombol Send. Setelah dana diproses, saldo akan langsung terlihat di akun Binance Anda.
Sekarang Anda sudah tahu cara membuka dan mengisi saldo akun Binance. Saatnya belajar cara trading di Binance.
Bagaimana Cara Trading di Binance?

Dalam proses belajar trading di Binance, Anda akan menemukan dua mode tampilan: Basic trading dan Advanced trading. Untuk pemula, Basic trading adalah pilihan yang kami rekomendasikan.
-
-
Perdagangan Dasar:
-
Basic trading memiliki tampilan sederhana yang mudah dipahami siapa saja. Hanya informasi penting yang dibutuhkan untuk bertransaksi yang ditampilkan. Meski begitu, bagi pemula mungkin masih terasa sedikit membingungkan pada awalnya. Kabar baiknya, kurva belajarnya tidak terlalu curam.
-
Perdagangan Lanjutan:
Trader berpengalaman bisa mengakses semua informasi pasar dan grafik harga yang mereka butuhkan. Advanced trading memungkinkan mereka melakukan transaksi yang lebih kompleks dengan data yang lebih lengkap.
Cara Trading di Binance untuk Pemula
Karena artikel ini bukan untuk pengguna Binance tingkat lanjut, kami akan menjelaskan cara trading di Binance menggunakan mode Basic trading.
- Langkah 1: Masuk ke akun Binance Anda.
- Langkah 2: Buka tab Exchange, lalu pilih Basic di taskbar.
- Langkah 3: Pilih pasangan trading dari daftar yang tersedia di Binance. Cari kripto yang ingin Anda tradingkan melalui sudut kanan atas untuk melihat mata uang kripto yang dapat dipasangkan dengannya. Pilih koin yang ingin Anda tukarkan dengan milik Anda.
Catatan: nilai tukar adalah harga yang ditetapkan Binance untuk setiap pasangan koin.
- Langkah 4: Tentukan jenis order yang ingin Anda gunakan. Anda bisa memilih limit order, stop-limit order, atau market order.
- Pesanan Batas: order ini memungkinkan trader menetapkan harga maksimum yang bersedia mereka terima untuk menjual.
- Pesanan Stop-Limit: order ini memungkinkan pengguna menjual/membeli cryptocurrency ketika harganya mencapai nilai tertentu.
- Pesanan Pasar: order ini memungkinkan trader menukar koin mereka pada harga pasar saat ini.
- Langkah 5: Terakhir, tentukan berapa banyak yang ingin Anda perdagangkan.
Jenis-Jenis Trading

Bagi yang ingin serius terjun ke dunia trading, ada berbagai jenis transaksi, kontrak, dan harga yang perlu dipahami. Sebagai trader tingkat lanjut, Anda mungkin ingin belajar cara trading futures di Binance, atau mungkin trading spot lebih cocok untuk Anda. Mari kita bahas keduanya.
Perdagangan Futures
Trading kontrak futures kini menjadi alat penting bagi setiap trader. Di sini, kita akan membahas apa itu kontrak futures, cara kerjanya, konsep dasarnya, serta kelebihan dan kekurangannya. Kita juga akan melihat cara trading futures di Binance. Lewati jika Anda sudah memahami konsep dasarnya dan hanya ingin belajar cara trading futures di Binance.
Apa Itu Kontrak Futures?
Belajar cara trading futures di Binance hanyalah separuh perjalanan. Anda harus memahami apa itu kontrak futures terlebih dahulu.
Kontrak derivatif (kontrak antara dua pihak atau lebih yang didasarkan pada satu atau sekumpulan aset keuangan) sudah ada sejak lama. Namun, beberapa waktu lalu, platform trading mulai menambahkan cryptocurrency ke dalam portofolio mereka. Saat ini, aset digital membentuk porsi besar dalam inventaris seorang investor.
Kontrak futures memungkinkan trader berpartisipasi dalam pergerakan pasar tanpa harus memiliki aset dasarnya. Anda bisa membuka posisi long dengan membeli kontrak futures jika memperkirakan nilainya akan naik. Sebaliknya, Anda bisa membuka posisi short dengan menjual kontrak futures jika memperkirakan harga akan turun. Saat kontrak kedaluwarsa, transaksi diselesaikan secara tunai, bukan dalam bentuk aset digital yang sebenarnya. Nilai kontrak futures itu sendiri didasarkan pada aset digital yang diwakilinya.
Kontrak futures adalah produk derivatif kripto yang paling banyak diperdagangkan. Produk ini merupakan instrumen derivatif yang sudah lama ada dan berperilaku mirip dengan indeks saham. Anda juga bisa melihatnya sebagai kontrak derivatif yang melibatkan komoditas. Pada dasarnya, investor mengambil risiko atas nilai aset di masa depan.
Yang membuat trading futures istimewa adalah investor terlindungi dari kondisi pasar yang tidak menguntungkan. Di sinilah strategi jual tinggi dan beli rendah (short selling) berperan. Anda bisa meraih keuntungan tanpa perlu khawatir tentang arah harga aset.
Meski begitu, karena sifat trading derivatif yang fluktuatif, Anda harus mengelola risiko dengan cermat. Penting untuk memahami dasar-dasar futures kripto dan cara trading futures di Binance sebelum mulai mencobanya.
Bagaimana Cara Kerja Kontrak Futures Kripto?
Bekerja dengan aset digital memiliki tantangan tersendiri beserta pasang surutnya, misalnya ketidakkonsistenan yang tinggi, publisitas negatif, dan sebagainya. Meski demikian, para trader berusaha semaksimal mungkin untuk memanfaatkan fluktuasi tersebut.
Yang perlu diingat adalah bahwa Anda hanya mengambil risiko pada perubahan harga, bukan memegang kripto yang sebenarnya. Mari kita ambil contoh Mike dan Rachel (dua karakter fiktif). Rachel memutuskan membuka posisi long pada kontrak futures saat BTC diperdagangkan di harga $30.000. Sementara itu, Mike membuka posisi short. Harga BTC terus naik hingga mencapai $50.000 ketika keduanya memutuskan untuk menutup posisi. Rachel, yang memegang kontrak dengan keuntungan, mendapatkan profit $20.000. Sementara Mike harus membayar kerugian $20.000 kepada bursa.
Dasar-Dasar Kontrak Futures Kripto
Memahami sejumlah istilah kunci dapat membantu Anda selangkah lebih dekat menjadi trader derivatif. Semakin Anda akrab dengan dunia ini, semakin besar kendali yang Anda miliki.
-
Leverage dalam bahasa Indonesia adalah: Leverage (Note: "Leverage" sering dipertahankan dalam bahasa Indonesia dalam konteks keuangan/bisnis, tetapi terjemahan yang tepat adalah "Pengaruh", "Daya ungkit", atau "Leverage" itu sendiri tergantung konteksnya.) Maaf, Anda meminta hanya terjemahan tanpa komentar. Berikut: Daya ungkit
Sebelum masuk ke cara trading futures di Binance, Anda perlu memahami apa itu leverage. Leverage memungkinkan Anda menggunakan modal kecil untuk mengendalikan nilai kontrak yang jauh lebih besar. Modal ini dikenal sebagai performance bond atau margin awal di pasar futures. Umumnya, 3-12% dari nilai tunai kontrak sudah cukup untuk memenuhi margin awal.
Berkat leverage, Anda tidak perlu memiliki ribuan dolar untuk membeli 1 BTC. Dengan kontrak futures, Anda cukup membuka posisi long BTC dan mulai menikmati trading futures.
-
Persyaratan Margin
Seperti yang telah disebutkan, margin awal adalah syarat untuk masuk ke posisi futures. Margin awal adalah persentase dari nilai posisi futures yang harus ditanggung oleh jaminan. Ini berlaku saat Anda menggunakan akun trading futures.
Namun, jumlah minimum yang diperlukan untuk mempertahankan posisi trading yang terbuka adalah maintenance margin. Ketika Anda mencapai batas maintenance margin, posisi yang terbuka akan dilikuidasi. Pemeriksaan maintenance margin dilakukan secara berkala untuk membantu menghitung utilisasi margin.
-
Tingkat Pendanaan
Funding rate adalah mekanisme yang memastikan harga indeks dan futures bertemu secara berkala. Bursa membutuhkan funding rate karena kontrak perpetual kripto tidak diselesaikan seperti kontrak futures konvensional.
Selisih harga antara pasar spot dan futures menjadi salah satu faktor dalam perhitungan funding rate. Investor membayar atau menerima funding berdasarkan posisi yang sedang terbuka di pasar.
Kelebihan dan Kekurangan Trading Kontrak Futures
Setiap jenis trading, terutama yang berpotensi menghasilkan keuntungan besar seperti futures trading, memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Berikut ini ulasan mengenai trading kontrak futures.
Keuntungan:
- Memungkinkan trader mengambil posisi melawan tren pasar dan meraih keuntungan dari dua arah pergerakan harga
- Memberi trader eksposur signifikan dengan modal yang jauh lebih kecil berkat leverage
- Berfungsi sebagai lindung nilai terhadap pasar spot
Kekurangan:
- Volatilitas pasar yang tinggi dapat menjadi kerugian
- Penggunaan leverage yang dapat berujung pada kerugian besar
Cara Trading Kontrak Futures di Binance
Belajar trading kontrak futures di Binance tidak serumit yang dibayangkan. Cukup ikuti beberapa langkah setelah menjadi pengguna Binance.
- Langkah 1: Pertama, buka akun trading futures di Binance Futures.
- Langkah 2: Selanjutnya, aktifkan autentikasi 2FA agar kamu dapat mendanai akun futures sebelum mulai trading di Binance.
- Langkah 3: Setorkan dana kripto yang didukung oleh Binance Futures ke dompet futures kamu.
- Langkah 4: Pilih salah satu dari dua jenis kontrak derivatif yang disediakan oleh Binance Futures:
- Futures USDⓈ-M
- Futures COIN-M
- Langkah 5: Tentukan besaran leverage yang sesuai dengan posisi yang ingin kamu ambil.
- Langkah 6: Terakhir, pasang order buy-limit, buy-market, atau jenis order lainnya di Binance Futures.
Berdagang Dengan Bebas
Singkirkan semua kerumitan dan trading kripto tanpa batasan, dapatkan latency trading VPS yang minimal di lokasi bebas restriksi.
Dapatkan VPS BinancePerdagangan Spot
Sebelum mempelajari cara spot trade kripto di Binance, ada baiknya memahami terlebih dahulu apa itu spot trade. Selain itu, ada beberapa istilah penting yang perlu diketahui untuk lebih familiar dengan pasar spot. Lanjutkan jika kamu sudah memahami semua ini dan hanya ingin langsung belajar cara spot trade di Binance.
Apa Itu Spot Trade?
Spot trade atau transaksi spot adalah pembelian atau penjualan mata uang asing, instrumen keuangan, atau komoditas untuk pengiriman segera. Pengiriman ini terjadi pada tanggal spot tertentu yang telah ditentukan sebelumnya.
Kontrak spot berbeda dari kontrak futures berdasarkan sejumlah faktor, yaitu nilai waktu pembayaran, suku bunga, dan waktu jatuh tempo. Dalam spot trade valuta asing (Forex), nilai tukar yang berlaku pada saat transaksi disebut spot exchange rate. Selain itu, sebagian besar transaksi di pasar spot memiliki tanggal penyelesaian T + 2.
Harga pasar aset keuangan saat ini disebut spot price. Spot price adalah harga di mana suatu aset dapat langsung dijual atau dibeli.
Trader menentukan spot price dengan cara memasang order beli dan jual mereka. Spot price dapat berubah setiap detik di pasar yang likuid, karena order yang ada terus tereksekusi dan order baru terus masuk ke pasar.
Catatan untuk Dipertimbangkan
Sebelum menjawab pertanyaan tentang cara spot trade di Binance, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami terlebih dahulu: forward pricing dan spot market. Setelah itu, saya akan memandu kamu langkah demi langkah!
Penetapan Harga Ke Depan
Harga aset yang diselesaikan setelah transaksi spot adalah harga spot ditambah biaya bunga hingga tanggal penyelesaian. Dalam perdagangan Forex, selisih suku bunga antara keduanya digunakan untuk menghitung harga akhir.
Pasar Spot
Produk suku bunga, seperti obligasi dan opsi, biasanya diperdagangkan untuk penyelesaian spot pada hari kerja berikutnya. Kontrak ini dipegang oleh dua lembaga keuangan, atau antara perusahaan dan lembaga keuangan. Namun, interest rate swap dengan near leg untuk tanggal spot diselesaikan dalam dua hari kerja.
Memahami cara trading di Binance adalah hal yang wajib. Alasannya, komoditas sebagian besar diperdagangkan melalui bursa, bukan over-the-counter. CME Group (Chicago Mercantile Exchange) dan Intercontinental Exchange adalah dua bursa yang paling banyak digunakan untuk transaksi ini. Intercontinental Exchange juga memiliki New York Stock Exchange (NYSE).
Cara Spot Trade di Binance
Trader dapat menyiapkan spot trade mereka terlebih dahulu agar otomatis berjalan saat harga spot tertentu tercapai. Harga ini disebut limit order. Kini saatnya belajar cara spot trade di Binance!
- Langkah 1: Pertama, masuk ke akun Binance kamu. Jika belum punya, buat akun di Binance.
- Langkah 2: Di halaman utama, pilih cryptocurrency mana saja untuk membuka halaman spot trading yang sesuai. Ketuk View More Markets untuk memperluas daftar.
- Langkah 3: Di antarmuka halaman trading, pilih opsi Trade lalu pilih Classic atau Advanced.
- Langkah 4: Selanjutnya, buka bagian pembelian dan isi harga serta jumlah order kamu.
- Langkah 5: Klik Buy <cryptocurrency pilihanmu> untuk menyelesaikan transaksi.
Kamu bisa menggunakan langkah yang sama untuk menjual crypto kamu.
Kamu juga bisa mengubah jenis order ke market order jika ingin menempatkan order sesegera mungkin. Dengan cara ini, transaksi akan langsung dieksekusi sesuai harga pasar saat itu.
Perlu diketahui bahwa jenis order default adalah limit order. Ini memungkinkan kamu menempatkan order yang baru dieksekusi tepat saat harga pasar mencapai harga yang kamu tentukan.
Kelola Windows VPS Kamu dengan Mudah!
Dapatkan Windows Server 2016 VPS dengan otomasi penuh, manajemen multi-VPS yang praktis, dan pemantauan sumber daya secara real-time. Nikmati pengalaman yang lancar dan andal, tanpa gangguan, hanya performa.
Lihat Paket Windows 2016 VPSTrading Manual vs. Trading Bot

Setelah memahami cara trading di Binance, kamu perlu mempertimbangkan apakah ingin menggunakan manual trading atau bot trading. Perlu diingat, yang dimaksud bot trading di sini bukan skema penipuan yang mengklaim bisa menghasilkan miliaran dari akun kecil. Sistem trading otomatis yang sesungguhnya bisa bekerja dengan baik jika digunakan dengan benar. Itulah mengapa banyak perusahaan investasi besar menggunakan trading bot yang teroptimasi.
Baik manual trading maupun bot trading memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada yang secara mutlak lebih unggul. Semua bergantung pada preferensi dan gaya trading kamu sendiri.
Perangkat lunak trading otomatis adalah cara yang efektif untuk berdagang. Ia presisi, konsisten, dan tidak pernah melanggar aturan. Tidak ada kesalahan yang dibuat - ia mengerjakan tepat apa yang kamu inginkan.
Salah satu kelemahan manual trading adalah kamu tidak bisa selalu disiplin sepenuhnya.
Ada kalanya kamu tidak mampu berpegang pada rencana. Namun dengan trading otomatis atau algoritmik, kamu cukup menetapkan rencana yang diinginkan. Robot akan mengikutinya setiap saat, dalam kondisi apa pun. Inilah yang bisa menjadi pembeda antara trader yang profit dan yang tidak.
Selain itu, robot tidak pernah salah dalam eksekusi. Ia tidak akan membeli saat seharusnya menjual, tidak akan salah ketik, atau memasukkan ukuran lot yang keliru. Kesalahan seperti ini bisa terjadi pada trader manusia karena tekanan kecepatan yang harus mereka ikuti, dan stres hanya memperburuk keadaan.
Tak kalah pentingnya, robot tidak mengenal lelah. Kamu mungkin bisa trading dengan fokus penuh maksimal 3 hingga 5 jam sehari, sementara robot bisa bekerja 24/7. Kinerjanya tidak menurun karena perubahan emosi, tingkat kelelahan, atau faktor lainnya.
Robot dapat memantau lebih banyak data dibanding trader manusia. Dengan sistem algoritmik, kamu bisa terhubung ke banyak grafik sekaligus dan memantau semua sinyal yang ada. Sebaliknya, jika strategi kamu sebagai trader manusia mencakup berbagai pasangan mata uang, kamu hanya bisa memantau beberapa di antaranya dalam waktu yang sama.
Namun, robot tidak memiliki akal. Robot hanya bisa menjalankan keputusan berdasarkan skenario yang sudah diprogram ke dalamnya. Manusia mempertimbangkan segala hal yang terjadi di dunia, mulai dari tweet Elon Musk hingga permainan psikologis di dunia trading.
Kamu bisa memperhitungkan kejadian tak terduga, misalnya badai atau bencana alam lainnya, maupun pergerakan pasar yang lambat dan tidak wajar. Kamu juga bisa memutuskan kapan sudah cukup profit dan menarik posisi tradingmu. Selain itu, manusia bisa mengandalkan instingnya.
Seperti yang bisa kamu lihat, trading manual maupun trading otomatis sama-sama punya kelebihan. Mana yang lebih cocok sepenuhnya tergantung pada preferensi dan gaya tradingmu.
Keuntungan Belajar Trading di Binance

Setiap bursa punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan Binance tidak terkecuali. Pastikan bursa yang ingin kamu gunakan sesuai dengan kebutuhanmu dan kelebihannya lebih besar daripada kekurangannya. Belajar trading di Binance pun datang dengan sejumlah keuntungan tersendiri.
- Platform yang aman dan terpercaya
- Mendukung lebih dari 600 mata uang kripto
- Pengaturan cepat
- Dapat diakses dari semua perangkat
- Antarmuka UI/UX yang menarik
Biaya Trading Binance

Saat belajar trading di Binance, kamu perlu memahami struktur biayanya. Salah satu keunggulan Binance adalah biaya transaksinya yang termasuk paling rendah di pasar. Bahkan, kamu tidak perlu membayar biaya deposit sama sekali!
Namun, kamu tetap perlu membayar biaya penarikan. Besarnya biaya ini tergantung pada mata uang yang kamu pilih untuk ditarik. Kabar baiknya, biaya tersebut masih lebih rendah dibanding bursa lain. Sebagai contoh, untuk penarikan Ethereum, biayanya adalah 0,01 ETH. Sedangkan untuk Ripple, biaya tradingnya adalah 0,25 XRP.
Selain itu, Binance membatasi biaya trading maksimal di angka 0,1% per transaksi beli atau jual. Yang lebih menarik lagi, Binance memotong biaya tersebut menjadi setengahnya jika kamu membayar menggunakan BNB. Artinya, biaya maksimal yang kamu bayar hanya 0,05%, yang jelas sangat menguntungkan.
Sebagai perbandingan, bursa berbiaya rendah lain seperti Bittrex dan Bitstamp mengenakan biaya 0,25% per transaksi, yaitu lima kali lebih mahal dari Binance.
Berdagang Dengan Bebas
Singkirkan semua kerumitan dan trading kripto tanpa batasan, dapatkan latency trading VPS yang minimal di lokasi bebas restriksi.
Dapatkan VPS BinanceKeamanan Binance

Binance pada dasarnya sudah merupakan bursa kripto yang aman. Namun, ada beberapa langkah tambahan yang bisa kamu ambil untuk meningkatkan keamanannya lebih jauh.
-
Aktifkan Autentikasi 2 Faktor.
Dengan 2FA yang aktif, kamu tidak perlu khawatir password-mu diretas. Tidak ada yang bisa mengakses akunmu kecuali mereka memiliki password sekaligus kode dinamis yang dikirim ke perangkat mobilemu.
-
Abaikan permintaan dari orang yang mengaku sebagai pihak Binance.
Belajar trading di Binance bukan akhir dari perjalanan belajarmu. Kamu juga harus belajar untuk tidak mudah percaya pada siapa pun. Tidak ada staf Binance yang akan menghubungimu dan meminta password atau kode 2FA. Tidak ada pihak mana pun yang akan memintamu memindahkan aset kripto ke tempat lain, misalnya dengan alasan akun aman dan sebagainya.
-
Gunakan hanya situs resmi Binance.
Jangan pernah membuka tautan yang dikirim melalui SMS, email, pop-up, atau saluran lainnya. Selalu buka langsung halaman utama Binance dan navigasi ke halaman yang kamu tuju. Jika ingin menghubungi tim dukungan Binance, kunjungi halaman dukungan resmi.
-
Gunakan perangkat lunak antivirus yang terpercaya.
Jika perangkatmu terinfeksi bug atau virus, akun Binance-mu ikut terancam. Pastikan kamu menggunakan perangkat lunak antivirus yang terpercaya dan selalu diperbarui. Periksa kondisi komputermu secara rutin untuk menjaganya tetap aman.
Siapa yang Cocok Menggunakan Binance?

Setelah memahami cara trading di Binance dan cara mengamankan akunnya, kini saatnya melihat siapa yang paling diuntungkan dari platform ini. Binance dirancang untuk digunakan seluas mungkin. Baik pengguna baru maupun yang sudah berpengalaman bisa memanfaatkan Binance. Namun, jika ini pertama kalinya kamu masuk ke dunia trading, aku tidak menyarankan langsung menggunakan Binance.
Selain itu, trading di Binance membantu pengguna meningkatkan kemampuan tradingnya secara bertahap. Mereka bisa memulai dari pengaturan dasar dan order pasar, lalu naik ke pengaturan lanjutan dengan limit order dan stop-limit order. Dengan cara ini, kemampuan tradingmu akan terus berkembang.
Pemikiran Akhir
Artikel ini memandu kamu tentang cara trading di Binance. Namun, perlu diingat bahwa ini hanyalah fondasi karena hasilnya pada akhirnya bergantung pada kemampuan tradingmu sendiri. Ingat juga bahwa faktor psikologis memainkan peran penting dalam trading. Pastikan kamu tahu cara mengelola stres dan tekanan sebelum mulai. Cloudzy menawarkan Bitcoin VPS kemampuan untuk menjelajah secara anonim melalui server global.
Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah bahwa Binance memberlakukan pembatasan ketat terhadap penggunanya berdasarkan alamat IP dan data geolokasi. Jika Anda ingin menggunakan platform pertukaran kripto terbesar di dunia, Anda perlu menemukan cara untuk melewati pembatasan ini. Tapi tenang saja, kami punya solusinya!
Dengan harga terjangkau, solusi Binance VPS kami menawarkan trading tanpa batas, latensi rendah, dan performa tinggi. Setiap order yang Anda tempatkan akan langsung diproses, memberi Anda keunggulan di pasar yang bergerak cepat saat ini. Hubungi kami untuk pelajari lebih lanjut!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bisakah Anda Mengisi Saldo Binance dengan Mata Uang Fiat?
Tidak lama berselang, Binance hanya mendukung pertukaran antar kripto. Kini semuanya sudah berubah. Binance menerima hingga 50 mata uang fiat. Anda bisa membeli aset kripto dengan mendanai akun menggunakan mata uang fiat terlebih dahulu, sehingga tidak perlu lagi berpindah ke platform lain seperti Coinbase.
Bagaimana Biaya Binance Dihitung?
Binance memiliki biaya transaksi terendah di pasar. Tidak ada biaya deposit sama sekali. Biaya trading di Binance dibatasi maksimal 0,1% per transaksi. Jika Anda membayar biaya menggunakan BNB, Binance akan memotong biaya tersebut menjadi setengahnya (maksimal 0,05%).
Ada Berapa Jenis Trading?
Ada berbagai jenis trading yang bisa Anda pilih: futures trading, spot trading, trading manual, maupun trading otomatis. Futures trading tidak memerlukan modal awal. Spot trading memungkinkan transaksi diselesaikan secara langsung. Trading otomatis unggul dalam hal presisi dan konsistensi karena tidak dipengaruhi kelelahan. Di sisi lain, trading manual lebih fleksibel karena dapat mempertimbangkan berbagai peristiwa yang terjadi di seluruh dunia.
Apa Saja Batasan di Binance?
Binance memblokir IP dan data geolokasi tertentu. Selain tidak bisa mengakses Binance dari lokasi tersebut, jika Anda menggunakan VPN dan koneksinya terputus, Binance akan mendeteksi hal ini dan memblokir akun Anda. Anda perlu menggunakan solusi Binance VPS untuk memastikan keamanan akun dan dana Anda.
Ada Berapa Jenis Order?
Ada tiga jenis order yang bisa Anda tempatkan: limit order, stop-limit order, dan market order. Limit order memungkinkan Anda menetapkan harga jual maksimum. Stop-limit order memungkinkan Anda melakukan trading ketika harga kripto mencapai nilai tertentu. Market order memungkinkan Anda menukar koin pada harga pasar yang berlaku saat ini.
Apa Perbedaan Antara Spot Trade dan Futures Trade?
Spot trade memungkinkan Anda menyelesaikan transaksi secara langsung. Sementara itu, futures trade memungkinkan Anda menempatkan order tanpa harus memiliki asetnya terlebih dahulu, berdasarkan pergerakan pasar.