Seiring meningkatnya popularitas VPN dari tahun ke tahun sebagai teknologi yang melindungi privasi dan keamanan pengguna di internet, semakin banyak perusahaan yang bermunculan menawarkan layanan VPN. Selain itu, ada banyak klien dan protokol VPN yang sudah lama ada dan telah teruji oleh waktu. Klien dan protokol jaringan privat virtual ini telah melalui siklus pengembangan yang panjang, kadang lebih dari satu dekade. Karena itu, ada kepercayaan dan kredibilitas yang melekat pada mereka, yang mungkin belum dimiliki oleh layanan dan klien VPN yang lebih baru. OpenVPN adalah salah satu klien lama tersebut, dan secara luas dianggap sebagai salah satu klien VPN paling andal di dunia. Jika Anda ingin mengonfigurasi OpenVPN di VPS dengan cepat, saya sangat menyarankan menonton video ini sebelum masuk ke panduan lengkapnya. Ini cara terbaik untuk mendapatkan gambaran singkat tentang apa yang akan Anda pelajari lebih detail.
VPS atau server pribadi virtual adalah teknologi lain yang memberi pengguna akses ke komputer dan alamat IP lain, meski dengan cara yang berbeda. Meski begitu, banyak pengguna di seluruh dunia memilih untuk meng-host VPN di server VPS mereka, atau menggunakan VPN sebagai bagian dari penggunaan VPS sehari-hari di server VPS berbasis Windows maupun Linux. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah dan detail klien serta protokol OpenVPN, sekaligus menunjukkan cara menginstal OpenVPN di VPS.
Apa itu VPN?
Mari kita mulai dari awal dengan memahami apa itu teknologi VPN. VPN adalah singkatan dari virtual private network. Dari ketiga kata tersebut, kita sudah bisa memahami cara kerjanya. Saat kamu terhubung ke server VPN, kamu secara virtual membuat ulang jaringan yang bersifat privat, berbeda dari jaringan yang biasa kamu gunakan di rumah atau di tempat kerja.
Jaringan privat ini bukan jaringan fisik yang sesungguhnya, melainkan memanfaatkan sumber daya jaringan nyata kamu untuk menciptakan lingkungan yang berperilaku layaknya jaringan privat. VPN terdiri dari sebuah terowongan yang menghubungkan kamu ke server VPN tujuan. Server ini berada di negara lain, dan selama koneksi berlangsung, server tersebut memberikan kamu Alamat IP miliknya.
Dengan cara ini, alamat IP asli kamu akan tersembunyi, sehingga keamananmu meningkat secara signifikan. Layanan VPN juga biasanya mengenkripsi datamu, sehingga informasimu hampir tidak mungkin dibaca oleh pihak lain. Lokasi alternatif yang digunakan VPN untuk membuat koneksi juga dapat membantumu melewati geo-blok serta sensor dan pemblokiran internet berbasis wilayah. Tunnel yang menghubungkan ke server tujuan menggunakan salah satu protokol VPN yang umum dipakai, dan akan kita bahas lebih lanjut.
Baca Juga: Dukungan Proxy WhatsApp - Lewati Pemblokiran WhatsApp dengan Proxy
Apa Itu Klien VPN?
VPN client adalah program perangkat lunak yang sudah menanamkan protokol koneksi VPN di dalam kode dasarnya. Hal ini memungkinkan pengguna yang belum berpengalaman dengan VPN untuk langsung menjalankan program dan membuat koneksi tanpa perlu banyak konfigurasi atau koding. Ada banyak pilihan VPN client di luar sana. Masing-masing menggunakan protokol tertentu, dan terkadang beberapa protokol sekaligus. OpenVPN adalah VPN client yang secara eksklusif menawarkan koneksi VPN melalui protokol OpenVPN.
OpenVPN beroperasi sebagai program nirlaba yang hanya menyediakan protokol koneksi, bukan servernya sendiri. Namun banyak VPN client lain yang menjual server, koneksi, sekaligus client-nya dalam satu paket. Misalnya, NordVPN dan ExpressVPN hadir dengan client VPN masing-masing yang bisa kamu gunakan untuk terhubung ke server mereka.
Beberapa penyedia membatasi akses pengguna ke server mereka di luar client milik mereka sendiri. Ini berlaku untuk ExpressVPN dan NordVPN yang disebutkan tadi. Namun ada juga penyedia yang hanya memberikan koneksi dan server, lalu kamu menggunakan VPN client pihak ketiga untuk terhubung ke server tersebut. Contoh client seperti ini antara lain Cisco, dan tentu saja OpenVPN itu sendiri.
Apa Itu Protokol OpenVPN?
VPN client OpenVPN dan protokol OpenVPN adalah produk dari perusahaan yang sama, yang tidak mengherankan juga bernama OpenVPN. Seperti disebutkan sebelumnya, ada banyak protokol VPN yang menggunakan client berbeda untuk terhubung. OpenVPN hanya bekerja dengan protokol OpenVPN miliknya sendiri. Protokol OpenVPN adalah salah satu koneksi VPN yang paling andal dan dikenal luas di dunia. OpenVPN menggunakan lapisan soket aman atau protokol enkripsi SSL yang secara signifikan meningkatkan keamanan datamu saat online. Protokol ini juga dilengkapi dengan fitur enkripsi AES-256.
yang canggih. Protokol ini sangat kompatibel dengan berbagai firewall dan bekerja dengan baik terlepas dari tipe NAT kamu, yang merupakan masalah umum pada banyak protokol VPN lainnya. Fitur lain dari protokol OpenVPN mencakup kompatibilitas tautan adaptif secara real-time, jembatan keamanan ethernet, dukungan GUI untuk Windows dan macOS, serta skalabilitas tinggi dan toleransi bandwidth.
Ada banyak protokol lain yang dapat menyediakan koneksi VPN berkualitas, seperti IP Security (IPSec), Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP), Point to Point Tunneling Protocol (PPTP), Secure Shell (SSH), Internet Key Exchange Version 2 (IKEv2), Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP), Secure Sockets Layer (SSL), dan Transport Layer Security (TLS). Meski persaingannya ketat, OpenVPN tetap menjadi salah satu protokol VPN terbaik di dunia. Perlu juga disebutkan bahwa salah satu cara terbaik untuk menyamarkan traffic VPN agar terlihat seperti traffic biasa, guna menghadapi pemblokir VPN dan firewall, adalah dengan menggunakan protokol Stealth VPN.
Tentang Klien OpenVPN
Perusahaan di balik protokol OpenVPN juga merilis client-nya sendiri yang bisa kamu gunakan untuk terhubung ke server VPN jenis ini. OpenVPN client adalah salah satu faktor yang membuat protokol OpenVPN begitu unggul, karena banyak fitur yang tertanam dalam protokol tersebut dimungkinkan oleh integrasi erat antara keduanya. Salah satu alasan panduan ini menggunakan OpenVPN adalah karena OpenVPN client memiliki kompatibilitas yang sangat baik dengan akses jarak jauh, serta enkripsi tambahan yang semakin mengamankan operasi akses jarak jauh tersebut.
OpenVPN Client juga bersifat open source, artinya siapa pun dapat berkontribusi pada pengembangannya dengan menambahkan inovasi mereka sendiri dalam bentuk kode tambahan. OpenVPN Client juga mendukung cloud tunneling tingkat lanjut yang menjadikannya lebih unggul dibanding banyak client lainnya. Selain itu, kamu bisa menambahkan cipher dan protokol enkripsi tambahan milikmu sendiri ke koneksi, dan semua cipher serta enkripsi yang merupakan bagian dari Perpustakaan OpenSSL didukung sepenuhnya. OpenVPN juga mendukung berbagai platform, tersedia di Windows, Linux, macOS, Android, dan iOS. Untuk melihat fitur lengkap dari client dan protokol canggih OpenVPN,
Perbedaan Menginstal OpenVPN di VPS dan di Sistem Lokal
Kamu mungkin bertanya-tanya apakah proses instalasinya berbeda pada server VPS dibandingkan dengan komputer atau mesin lokal. Dari sisi performa, VPN pada server VPS memang sedikit berbeda, karena yang disembunyikan adalah alamat IP server VPS, bukan IP lokal kamu sendiri. Namun proses instalasinya di server VPS tidak berbeda dengan menginstal OpenVPN di komputer biasa. Satu-satunya langkah tambahan adalah login ke server OpenVPN VPS server kamu. Jadi panduan ini juga bisa digunakan untuk menginstal OpenVPN di mesin lokal kamu sendiri.
Baca Juga: Mikrotik IPsec Site to Site VPN Panduan Pengaturan Langkah demi Langkah
Instal OpenVPN di VPS: Panduan Windows
Sekarang saatnya menginstal OpenVPN di VPS Windows. Masuk ke VPS Anda menggunakan protokol yang biasa Anda pakai, dan pastikan server tersebut memiliki koneksi internet yang aktif.
Prasyarat
Klien OpenVPN adalah program yang ringan dan dapat diinstal di hampir semua sistem, termasuk yang spesifikasinya rendah. Jika sistem Anda terlalu lambat, Anda bisa menggunakan OpenVPN tanpa antarmuka grafis (GUI). Untuk mengatur VPN di VPS Windows, Anda memerlukan Windows versi Windows 7 atau yang lebih baru. Semua versi setelah Windows 7 didukung. Pastikan juga Anda memiliki akses administrator di Windows VPS. Selain itu, sebaiknya perbarui Windows Anda ke versi terbaru.
Hosting Windows 10 VPS
Dapatkan Windows 10 VPS yang efisien untuk remote desktop, dengan harga paling terjangkau. Windows 10 GRATIS berjalan di storage NVMe SSD dan koneksi internet berkecepatan tinggi.
Lihat Paket Windows 10 VPSLangkah 1: Unduh Klien OpenVPN
Buka halaman unduhan resmi OpenVPN dan unduh versi terbaru. Sesuaikan pilihan dengan arsitektur sistem Anda: 32-bit atau 64-bit. Sebagian besar sistem modern menggunakan 64-bit. Anda dapat memeriksa arsitektur sistem melalui properti sistem.

Langkah 2: Jalankan Installer
Buka installer yang telah diunduh, lalu klik Ya pada setiap permintaan izin yang muncul. Klik "Next" pada tab pertama, setujui syarat layanan di tab kedua, lalu mulai proses instalasi di tab ketiga.

Langkah 3: Import Koneksi
Jalankan klien OpenVPN dan lewati panduan awal. Kemudian setujui tab syarat layanan seperti pada gambar di bawah.

Selanjutnya, Anda perlu memasukkan URL server VPN Anda ke dalam klien, atau mengimpor file koneksi. Perlu diingat bahwa URL dan file koneksi ini harus diperoleh dari penyedia VPN.

Selesai! Klien OpenVPN Anda kini berjalan di server VPS dan siap terhubung menggunakan URL koneksi atau file koneksi OpenVPN.
Baca Juga: Cara Mengatur WireGuard VPN di VPS
Instal OpenVPN di VPS: Panduan Ubuntu
Sekarang mari kita lakukan instalasi cepat di Ubuntu VPS. Kami memilih Ubuntu karena merupakan distro Linux yang paling populer dan banyak digunakan. Menginstal OpenVPN di Linux dan Ubuntu sedikit lebih rumit dibandingkan di Windows, jadi ikuti setiap langkah dengan cermat.
Prasyarat
Jika Anda ingin mengatur VPN di VPS Ubuntu, sebagaimana prinsip umum instalasi program di Ubuntu, pastikan Anda menggunakan versi distro terbaru. Selain itu, perlu diketahui bahwa OpenVPN tersedia dalam dua versi: dengan GUI dan tanpa GUI. Jika Anda ingin versi dengan GUI, Anda juga perlu menginstal lingkungan desktop, seperti GNOME, Xfce, atau KDE.
Hosting Linux Tanpa Ribet
Ingin cara yang lebih baik untuk hosting website dan aplikasi web kamu? Sedang mengembangkan sesuatu yang baru? Atau memang tidak suka Windows? Itulah mengapa kami menyediakan Linux VPS.
Dapatkan Linux VPS KamuLangkah 1: Perbarui Repositori Anda
Masukkan perintah berikut di Terminal untuk memastikan semua repositori Anda sudah diperbarui:
sudo apt-get update
Langkah 2: Dapatkan Akses Superuser
Anda memerlukan akses super user untuk melanjutkan proses instalasi. Masukkan perintah berikut:
sudo su
Langkah 3: Unduh Komponen OpenVPN dengan Network Manager
Menjalankan dan mengunduh OpenVPN melalui Network Manager membuat prosesnya jauh lebih mudah. Masukkan perintah berikut untuk memulai proses unduhan dan instalasi:
apt-get -y install network-manager-openvpn
Langkah 4: Restart Network Manager
Anda perlu me-restart network manager agar semua perubahan diterapkan. Masukkan perintah berikut:
service network-manager restart
Langkah 5: Tambahkan Koneksi
Program kini telah terpasang sebagai bagian dari Network Manager. Buka Network Manager dari sudut kiri bawah Ubuntu Anda.
Anda akan melihat tab berikut setelah mengklik tanda plus di sudut kiri bawah:

Di sini, Anda bisa mengklik opsi impor file untuk membuka file koneksi OpenVPN, atau mengklik opsi OpenVPN itu sendiri untuk mengisi dan mengonfigurasi koneksi secara manual pada tab berikut:

Apa pun metode yang Anda pilih, OpenVPN kini sudah terpasang dan didukung di versi Ubuntu Anda!
Kesimpulan
OpenVPN adalah salah satu klien dan protokol VPN terbaik yang ada. Integrasi erat antara protokol dan kliennya menjadikannya salah satu solusi VPN yang paling fleksibel, aman, dan mudah dijalankan. Jika Anda ingin memasang OpenVPN di VPS, Anda juga memerlukan server VPS. Apakah Anda membutuhkan sebuah Linux VPS atau Windows VPS, Cloudzy siap membantu dengan pilihan server VPS yang beragam, mencakup lebih dari 12 lokasi di seluruh dunia.
Server-server ini sangat terjangkau, mulai dari $4,95 untuk varian Linux dan $7,95 untuk versi Windows. Keamanannya sangat andal, dan Anda bahkan bisa menggunakannya untuk menghosting server privat Anda sendiri. Server VPS dari Cloudzy menawarkan keamanan yang kokoh beserta Garansi uang kembali 14 hari sebagai pelengkapnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bisakah Saya Self-Host Server VPN di OpenVPN?
Ya. Anda bisa mendapatkan server, lalu membuat tunnel sendiri menggunakan protokol OpenVPN untuk self-hosting server yang dapat diakses melalui klien OpenVPN. Server VPS berguna untuk menghosting layanan VPN seperti ini.
Mengapa Saya Harus Menginstal OpenVPN di VPS?
Bahkan saat menggunakan server VPS, peretas atau operator yang cukup terampil tetap bisa mengakses alamat IP asli Anda. Menggunakan VPN di VPS menambah lapisan perlindungan ekstra dan juga bisa digunakan untuk melewati pemblokiran berbasis lokasi.
Apakah OpenVPN Gratis?
Ya. Kliennya sendiri gratis dan Anda bisa menyiapkan server sendiri atau mendapatkan server dari penyedia berbayar. Namun kliennya tetap gratis, dan Anda bisa menambahkan server serta koneksi tanpa masalah.


